FEATURE: MENYELAM PESONA KEINDAHAN PANTAI BARI


Foto: Dermaga Labuliang Bari
   
     Pantai Bari merupakan salah satu pantai yang wajib anda kunjungi di Kabupaten Manggarai Barat, Macang Pacar. Pantai ini terkenal dengan pasir putih, ombak yang tenang dan juga ikan cara menjadi ikon Bari saat ini. Pantai yang terletak di Desa Bari ini cukup menyejukkan mata para pengunjung. 

      Sa’at ini, keindahan pantai masih amat sangat alami. Hal ini dikarenakan belum ada pembangunan yang merubah alaminya pantai. Untuk sekarang ini, rumah penduduk masih membentang dibibir pantai dan sebagian besar masyarakat bekerja sebagai nelayan. Air laut Pantai Bari memang sungguh bersih, jernih, dan segar karena lingkungan yang amat terawat dengan baik.

   Selain itu, ombak tidak terlalu besar sehingga pengunjung akan mudah tergerak hatinya untuk segera berenang. Di pinggir pantai juga terbentang deretan pohon kelapa yang mampu menyejukan pandangan mata pengunjung. 

    Merasakan angin sepoi-sepoi sambil berlarian ataupun sekadar jalan-jalan di atas pasir putih maupun di bawah deretan pohon kelapa pasti akan sangat indah. Bagi mereka yang suka bakar ikan, bisa juga lakukan kegiatan tersebut di bawah pohon kelapa. Para nelayan siap membantu Anda dengan pilihan ikan segar yang berkualitas dengan rasa yang romantis.

Ada hal lain yang dapat Anda nikmati juga di Pantai Bari, kita akan temukan itu saat sore hari menyapa. Cukup dengan duduk atau pun berdiri sejenak di atas dermaga kayu, kita sudah bisa menyaksikan keindahan termanis dan menawan hati. 

   Burung camar kepakan sayapnya di atas langit, ditambah dengan desiran angin laut yang hadir sebagai petanda senja telah tiba. Anda sedang menyaksikan sunset di Pantai Bari.

Foto: momen menangkap sunset
    
Bari berada diantara daerah Labuan Bajo dan juga daerah Reo. Dari Labuan Bajo kita bisa mengendarai perahu motor dengan jarak tempuh sekitar 3 jam perjalanan sedangkan dari Reo melalui transportasi darat dengan jarak tempuh 2 jam perjalanan. 

   Adapun bagi mereka yang datang dari Ruteng tak perluh gusar, sebab anda punya jalur tersendiri dengan melewati Kampung Pacar dan beberapa deretan kampung lainnya. Jarak tempuh yang dibutuhkan kisaran 3 sampai 4 jam dengan menggunakan kendaraan roda empat, sementara mereka yang mengendarai roda dua hanya membutuhkan waktu 2 sampai 3 jam saja.

Siapa pun yang datang melewati jalur darat, baik itu dari arah Ruteng maupun Reo maka anda akan disuguhkan dengan medan yang cukup ekstrim. 

 Jalan sempit dengan aspal memprihatinkan cukup menguji adrenalin dan menguras tenaga serta emosi. Tapi Anda jangan pernah takut ataupun ragu dengan keadaan tersebut. Sa’at sudah masuk wilayah Bari, semua rasa capeh akan terbayar lunas setelah menyaksikan keindahan alam yang mengagumkan dengan polesan rasa menawan nan damai. 

Penulis : Vensislaus Paulo                      

     

Komentar